Sabtu, 12 November 2022

Semua Cerita dari Masa Lalu

Aku bukan seseorang yang pandai dalam hal ini, bahkan terkesan bodoh jika dihadapkan dengan masalah perasaan. Tapi lambat-laun semakin bertambahnya usia aku menyadari satu hal, bahwa setiap orang yang datang dan pergi membawa pelajaran berharga dalam hidup. 

Jadi aku merasa berterimakasih atas cinta yang pernah kalian berikan dan perasaan yang pernah kurasakan. Warna yang akhirnya membentukku menjadi pribadi yang lebih dewasa. 

Teruntuk seseorang di masa lalu, beberapa tahun silam. Kadang aku merasa awal semua ketidakberuntunganku dalam hal asmara adalah karena dosa-dosaku padanya dimasa lalu. Mengabaikannya, mengusirnya, dan memintanya pergi jauh adalah apa yang kulakukan dulu. 

Aku masih terlalu muda untuk mengerti cinta itu seperti apa. Yang kuingat aku pernah menyukainya beberapa hari kemudian perasaan itu menghilang begitu saja. Semua berawal dari perasaan kehilangan yang menghantuiku beberapa saat, karena dia tidak kelihatan beberapa waktu. Ternyata itu yang sering disebut cinta monyet.

Untukmu yang sekarang sudah melabuhkan hati pada seorang perempuan ada hal yang ingin kukatakan, bukan hendak mengusikmu hanya saja aku kadang merasa ada keterkaitan di masa lalu. Aku cuma mau berterimakasih atas perasaan yang kau berikan dan minta maaf karena sering berlaku seenaknya. Aku sudah mengerti bagaimana rasanya mengejar seseorang yang kau sukai, meskipun di usir diabaikan berkali-kali kau tetap maju berdiri. Aku sudah mengerti rasanya diabaikan seseorang yang kau cintai. Jadi, aku minta maaf dan berterimakasih sekali lagi atas perasaan yang pernah kau beri. 



Hidup terus berjalan dan masa berlalu. Orang-orang datang dan pergi tanpa kita sadari, orang-orang di masa lalu yang pernah mengisi hari-hari sudah hampir tak pernah muncul lagi, menggantikan kisah usang yang telah diperbaharui. 

Cerita baru di tempat yang belum pernah ku kunjungi. Masa SMA yang katanya penuh romansa, dimana aku mengidamkan punya kisah cinta seperti di cerita-cerita telenovela. Sosok ideal yang kudamba, mirip aktor-aktor tampan yang berseliweran di drama. Tapi sayang ceritaku belum ditulis sempurna karena ternyata perasaanku searah saja. Dan yang paling tak kuduga adalah amin kita yang berbeda. Meski berat tak ada alasan untuk bergerak mendekat. Kuputuskan mundur meski terpukul. Dan hei, ada hal yang ingin kusampaikan padamu. 

"Kudengar kau telah berhasil menjadi pria berseragam idaman cewek-cewek itu. Followers mu di Instagram juga banyak. Nggak heran sih, selain tampan dan mapan kau juga pribadi yang menyenangkan. Gak ada banyak hal yang mau kusampaikan. Aku cuma mau bilang terimakasih kau pernah membuat hari-hariku lebih bersemangat".

Cinta monyet yang tak berarah tujuan akhirnya berganti dengan perasaan yang lebih seriusan. Saat seorang kakak kelas datang dengan seribu harapan yang tak sengaja kugantungkan, hanya berawal dari ejekan. Aku jatuh hati karena kepribadian.



Darinya banyak sekali kubelajar arti cinta yang sesungguhnya. Mencintai berarti melepaskan, kusadari hadirnya merubah jalan hidupku. Aku tak lagi berkeinginan memiliki kisah cinta SMA seperti telenovela dan film korea. Aku hanya butuh cinta yang di ridhoi-Nya. 

Untuk orang ini aku ingin bilang terimakasih sangat banyak, karena munculnya kau di hidupku pernah memberikanku arti bahwa cinta yang suci ada di dunia ini. Kau orang yang merubah anggapanku tentang hubungan pernikahan yang selama ini kuhindari. Walaupun pada akhirnya kau menikah dengan seorang teman yang cukup kukenali, aku tak marah dan berlapang hati. Semoga bahagia senantiasa dalam hidupmu selamanya. 

Aku merasa diri sudah dewasa dalam hal mencintai, tapi ternyata aku salah merasa. Aku masih kekanak-kanakan juga. Dengan cepat rasaku berubah hanya karena penampilannya tak sesuai harapanku, seketika aku jadi ilfil perkara tampilan luar saja. Kusadari kini, aku memang belum bisa menerima kekurangannya. 


Aku terus berjalan dan bertemu seseorang yang banyak membangunkan harapan-harapan dihati. Hadirnya bak lantunan nada-nada yang ku candui. Tak pernah ku mengundangnya hadir namun ia datang tanpa permisi. Tapi ternyata aku tak juga cukup dewasa untuk mengerti. Bahwa cinta tak bisa datang secepat ini, karena cinta Adalah saling menerima dan memahami. Atau barangkali aku memang tak tahu cara mencintai. Darinya kubelajar bahwa penting sekali saling berbicara dan membangun kedekatan diri baru kemudian memutuskan mengenal perasaan sendiri. Cintakah atau sekedar kagum. 

Aku berlari membawa luka hati, sebab perasaanku yang tak kupahami. Pembalasanmu telak menghantam hati, jiwaku remuk tak berbentuk. Melarikan diri mencari suaka, pengobat hati yang hampir mati. Lantas menemukan sesorang tempat berlari, yang lagi-lagi kusadari tak benar-benar ku ingini. 

Kini aku tak lagi serapuh dulu, hatiku telah terbentuk. Perihal lelaki aku sudah punya benteng sendiri. Rasa kecewa dan sakit hati yang tertumpuk sejak dahulu telah membawa diriku kembali. Bahwa tak ada cinta seperti cerita-cerita novel di dunia ini. Dunia ini busuk dengan orang-orang yang tidak tulus. Aku kehilangan sosok lelaki yang membuat ku jatuh hati. Lalu kemudian saat-saat krisis percaya itu, kubertemu dengannya yang membuatku tertarik sejak pertama jumpa. Tapi aku tahu aku tak akan kemana-mana rasa sakit sebelumnya masuh menghantui jiwa, membuatku kembali hilang percaya pada lelaki mana saja. Yang aku takuti dia juga sama. Aku sadar aku telah sekali lagi hilang percaya pada jenis pria yang kuanggap sempurna. Dan aku benar-benar telah hilang arah karena mereka. 

Waktu berlalu, kubertemu sosok yang sangat bertolak belakang dari kisah-kisah sebelumnya. Awalnya biasa saja tapi lama-kelamaan aku menggilainya. Senyumnya, muncul tak mau hilang di kepala. Aku sudah jatuh kan hati padanya dengan cara yang tergesa-gesa. Dengan bodoh aku berharap dia juga membalasnya. Dan aku terjebak dalam mencintai seseorang yang tak kumengerti hatinya. Dia baik, ramah kepada siapa saja, aku tahu aku tidak spesial baginya. Tapi aku memaksakannya, gak mau berhenti terus berjuang denagn harapan nanti pun dia akan cinta. 

Waktu terus berjalan akhirnya kutemukan dia tak akan pernah bisa mencintaiku, karena dia amat sangat berbeda. Aku kecewa mengetahui kenyataan, juga merasa iba padanya. Kuberharap suatu saat dia bisa hidup seperti lelaki normal pada umumnya. Satu hal yang ingin kusampaikan adalah, " Hiduplah dengan baik, jangan menyimpan kesulitanmu sendiri. Kuberharap kau tak kesepian dan kumohonkan pada Tuhan agar kau selalu bahagia. Terimakasih pernah mewarnai hari-hariku yang kelabu. Saat kuhilang arah, kehilangan sosok seorang lelaki yang dapat dipercaya kau datang bak penyembuh." Btw dari nya aku belajar pentingnya beramah tamah kepada siapa saja, sekarang saat aku tersenyum dan menyapa siapa saja. Aku mengingat senyumnya tanpa luka. 

Kosong.  Adalah apa yang kurasakan setelah  aku tau kenyataan bahwa tak lagi berguna mengharapkannya. Seketika aku merasa sangat sepi bahkan tak ada satupun yang bisa aku ajak berbicara tentang apa yang terjadi hari ini. Sepi, adalah hal yang paling kutakutkan meskipun aku selalu melakukan semua hal sendiri. Lalu ditengah kekosongan itu aku bertemunya seseorang yang ternyata melukaiku lebih dalam.  Untuk pertama kalinya aku benar-benar  menggantungkan kebahagaianku pada seseorang seperti orang bodoh. I lost myself dengannya aku tak mengenali  diriku sendiri dan kehilangannya membuatku membuatku mengerti bahwa ternyata ada lelaki yang lebih jahat daripada yang kupikirkan selama ini. Dan aku belajar satu hal bahagia itu kita yang ciptakan, bukan orang lain.

Setelahnya aku bertemu dengan cowok sok keren yang nyatanya sama aja, tapi gak terlalu berkesan. Tapi cukup ngetrigger aku saat itu karena meninggalkan kesan bahwa mungkin memang aku yang tak cukup baik untuk siapapun. Perlakuannya tak terlalu menyakitiku tapi membuatku bertanya-tanya tentang keberhargaan diriku. Tapi sekarang yang kurasakan adalah muak melihat tingkahnya, please jangan sok dekat kita bukan teman apalagi bestiee, bye....

Setelahnya ada dua cowok yang tingkahnya gak jauh berbeda dan juga tidak terlalu berkesan malahan kalau diingat aku merasa jijik. Seperti yang aku bilang aku gak mau kesepian nyatanya kehadiran mereka malah nambah beban. Dari dua orang  ini aku belajar cowok tulus itu langka hargai selagi ada. 

Nah yang terakhir cukup  berkesan karena menyebalkan, aku cukup dibuat stress karena kelakukannya  yang sangat jauh dari kata membuat nyaman. Bersikap seolah sayang tetapi nyatanya cuman penasaran. Membuatku merasa sangat diinginkan nyatanya cuma candaan. Setelahnya sekali lagi aku yakin bahwa yang dapat dipercaya di dunia ini hanya diri sendiri dan tuhan. 

Kisah cinta seperti apalagi yang akan kuhadapi? Aku sudah cukup kuat dan muak dengan semua cerita ini. 









Jumat, 11 November 2022

Sedikit Tulisan yang Tersisa II



Saat aku berkata "Jalani aja dulu," sesungguhnya terbersit ragu, hanya saja hatiku masih memberimu kesempatan untuk bertumbuh menjadi yang ku mau.


Hadirku di hidupmu kutakut menjadi sesuatu yang nanti akan melukaimu, nyatanya kau yang lebih dulu pergi meninggalkanku dengan alasan kau ingin sendiri.

Sulit kuterima karena sesungguhnya kau yang hadir setelah aku pernah memutuskan untuk menyingkir.

Kutau kau bukanlah orang yang kumau dan kusadar aku bukannya ingin tuk terus bersamamu. Lalu kemudian saat rasaku mulai tumbuh sesuka hatimu kau pergi dengan alasan kau ingin sendiri. 

Sedikit Tulisan yang Tersisa I



Beberapa saat telah berlalu, meninggalkan lembaran cerita yang mengisi helai demi helai kisah yang tak jua berujung.

Pelukmu yang dulu masih kurasa, hangatnya membuatku bahagia, sesaat ingin kuberhenti disaat rasa menyelimuti kita.

Katakan kau pernah mencintaiku setulus rasaku padamu. Saat hujan turun sore itu aku masih berharap kau datang dan ucapkan aku akan tetap disampingmu. Aku menunggumu semalaman, berharap kau datang untuk kembali jadikan aku tujuan. Aku terlalu naif  berharap kau akan membuatku percaya. Terlalu berharap kau akan berubah seperti mauku. Terlalu berekspektasi kau akan menyembuhkan luka-lukaku.

Lalu semalaman berubah menjadi kekecewaan, terhitung minggu tanpa kamu aku terus hidup dalam kepura-puraan. Aku masih menangis sendirian saat mengingat kau telah meninggalkanku tanpa alasan yang aku tak paham. 

Kadang saat-saat sepi aku membenci diriku sendiri atas ketidakmampuanku membuatmu bertahan. Aku bahkan tak punya energi untuk menghargai diriku, kemudian beberapa saat semua detik di hidupku adalah mellowdrama. Memalukan memang tapi aku kehilangan arah dan sumber kebahagiaan satu-satunya kala itu, aku benar-benar kesepian dan sendirian.

Aku terus berupaya bangkit seolah aku baik-baik saja, aku bahkan mulai menjadi sedikit jahat kepada beberapa orang, membiarkan mereka masuk ke dalam kehidupanku untuk sekedar membuatku merasa lebih baik dan tidak lagi merasa hampa. Aku sangat minta maaf dan juga sangat  berterimakasih untuk itu. Kehadiran mereka setidaknya membuatku  kembali waras bahwa aku tak seburuk yang aku pikirkan saat itu. Perasaan disayang membuatku kembali merasa hidup  walau tak bisa kupaksa hatiku  masih inginkanmu kembali dan berubah. Meskipun  tentu saja aku tetap harus mempertahankan harga diriku yang tersisa hingga akhir.

Tapi semakin ku berjalan aku semakin merasa bodoh, semua hal yang terjadi memang menyakitkan dan menambah trust issue ku dari hari ke hari. Tapi aku coba terus berdiri mencoba lagi dan lagi. Pada akhirnya aku pun menyadari bahwa nggak ada satu orang pun di dunia ini yang bakal stay, semuanya akan pergi saat sudah tiba waktunya, people come and go dan tugas kita cuma belajar lebih bijaksana dan mengambil pelajaran dari setiap kisah yang sudah dituliskan. Bahkan sebanyak apapun orang yang ada, kebahagiaan kita tidak boleh bergantung pada siapapun. In the end of the day kita cuma punya Tuhan dan diri kita sendiri.

Walaupun terkadang ada saat dimana rasanya aku dengan kebodohanku ini ingin berlari memelukmu sekali lagi, menangis dipelukanmu, sambil meneriakkan  ketelingamu, "Brengsek kau sialan sampah!"

Aku menyesali kebodohanku membiarkan orang sepertimu masuk kehidupku, tapi dulu aku pernah ingin sekali memelukmu,
sekuatnya menahan agar kau tak pergi. Merindukan caramu berbicara dan menatapku, rindu caramu marah, rindu membelai helai rambutmu, rindu menggenggam tanganmu. Merindukan semua tentangmu.



Aku pernah begitu menyayangimu, kau jelas tau itu. Aku juga sangat ingin pergi jauh bersamamu, aku mau tapi ada hal-hal yang tak bisa kutoleransi darimu.

Saat itu aku memang sedang sayang-sayangnya padamu, bahkan jika kau mau aku berubah aku akan lakukan apa saja. Tapi sayangnya aku tak bisa membuatmu merasa cukup dengan hadirku atau barangkali aku terlalu menyusahkanmu.

Aku merindukan kenangan dulu. Sungguh terkadang hadir perasaan itu. Terkadang aku rindu dimana aku menjadi begitu naif  karena menyayangi seseorang. Perasaan was-was dan khawatir, perasaan senang dan marah, kecewa yang berbaur menjadi satu. Semuanya terasa seru.

*Lucu sekali bagaimana aku menangis karena laki-laki yang bahkan tak banyak peran dalam hidupku, tapi jujur dia yang pertama dalam banyak hal yang tak pernah kudapatkan bahkan dari Ayahku sendiri.*

Jujur aku merasa semakin pintar dari hari kehari  yang bahkan membuatku takut aku menjadi benar-benar tak butuh laki-laki.

Minggu, 26 Desember 2021

Actually He is Not My Man

My Man adalah nama kontaknya di ponselku beberapa minggu lalu, sebelum dia katakan kita kembali berteman saja. Aku memilih nama itu tentunya dengan harapan agar dia menjadi A Man seorang Pria bukan lagi A Boy Seorang Anak laki-laki. Aku sadar betul dengan siapa aku berhadapan saat itu, seorang anak laki-laki yang belum menemukan dirinya. Tapi aku bodoh, mengambil resiko dengan menyayanginya.  

Ada alasan lain yang mungkin orang lain tidak akan paham, tapi sifatnya yang kekanak-kanakan membuatku merasa dibutuhkan. Dan anehnya aku menyukai itu. Aku senang bisa mengalah dan bersikap sebagai seorang kakak dan ibu baginya, aneh kan? Banyak orang tak akan memahami itu, aku tahu. Aku memaklumi sikapnya, menganggap dia seperti adik laki-lakiku yang manja dan bertingkah semaunya. Dan walau kesal, aku bisa tertawa karenanya.

Fakta kalau aku menyayanginya membuatku lupa bahwa seorang anak laki-laki akan melarikan diri jika apa yang diinginkannya tidak terpenuhi. Karena dia belum selesai belajar, jadi akan mudah baginya membuat keputusan. 

Perasaan bahwa aku adalah kakak dan Ibu baginya, membuatku selalu memaafkannya. Tapi perasaanku sakit, aku nggak suka kalau aku nggak dijadikan prioritasnya. Aku nggak bisa nerima itu. Aku kesal. 

"Aku masih muda, dan aku masih pengen main-main" adalah kalimat paling selfish dan paling kubenci dari dia. Bagaimana bisa dia menganggap aku mengekangnya, padahal yang paling kubutuhkan adalah keyakinan bahwa aku berarti untuk dia. 

Sekarang aku mau dia tahu salah satu hal yang paling kubutuhkan dalam hubungan adalah kalimat, "Ayo kita kejar mimpi kita sama-sama". Aku selalu bilang, aku nggak akan masalah dia pergi main kemana dan sama siapa pun, asalkan aku tahu pasti aku diprioritaskan. Namun sekarang aku sadar dia manipulatif dan merusak mentalku. Membuatku merasa diriku tidak cukup baik.

Lagipula, jika dia adalah A Man ia mengerti ketika dia memutuskan untuk menjalin hubungan artinya dia sudah rela tatanan hidupnya yang biasa berubah. Tapi dia cuma A Boy yang sibuk melihat dunia luar dan bermain kesana-kemari. Akan sangat melelahkan bila kamu A Woman harus berhadapan dengan A Boy. Karena A Woman hanya akan berpasangan dengan A Man. 

Tapi saat aku menulis tulisan ini aku sudah memaafkannya, aku hampir sudah merelakan semuanya dan mengambil pelajaran. Jika dia membaca tulisan ini aku ingin menyampaikan satu pesan.

"Aku kecewa dan aku marah tapi aku sudah memaafkanmu, aku percaya kau adalah orang baik yang belum selesai dengan pelajaran hidupmu dan kau akan belajar dari itu semua,"

22/11/2021

Minggu, 19 September 2021

Perbedaan Make Up Wanita Indonesia dan Korea

 




Selain memiliki Standar Kecantikan Wanita Indonesia, harus disadari bahwa warna kulit wanita indonesia dan warna kulit wanita asia yang pada umumnya putih adalah berbeda. Warna kulit wanita Indonesia cenderung sawo matang dan kuning langsat. Tentunya hal ini akan mempengaruhi pengaplikasian make up diwajah mereka. 

Selain itu saat ini wanita indonesia banyak sekali yang berlomba-lomba untuk terlihat cantik seperti wanita korea. Mereka menggunakan segala cara mulai dari memakai skin care yang berasal dari korea serta menggunakan make up khas dari negeri ginseng. Sekali lagi kita melukapan keaslian Standar Kecantikan Wanita Indonesia sendiri. Berikut beberapa perbedaan yang mencolok antara make up wanita indonesia dan korea yang perlu kamu ketahui.

1. Foundation
Indonesia


Korea

Dari segi foundation wanita indonesia lebih suka menggunakan foundation yang matte, kesannya lebih berkiblat pada make up barat dan selain itu penggunaan foundation matte juga sesuai dengan iklim indonesia yang panas. Intinya agar foundation gak luntur dan meleber kemana-mana. 
Sementara untuk wanita korea sendiri lebih suka menampilkan kesan kulit wajah yang lembab dan kenyal sehingga mereka suka menggunakan foundation yang terkesan dewy agar keliatan lebih bercahaya dan mengkilat. 

2. Alis


Indonesia

Korea

Untuk alis sendiri wanita indonesia cenderung menggunakan warna yang lebih gelap dan bentuknya melengkuk diatas untuk menampilkan sisi kuat dan berkarakter, alis seperti ini memberikan kesan dewasa pada wajah. 
Sementara wanita korea lebih suka membuat alis dengan warna yang lebih natural dan bentuknya lurus, ini membuat mereka terkesan lebih muda. 

3. Eye Shadow 

Indonesia


Korea

Wanita indonesia biasanya lebih menyukai warna eye shadow yang lebih gelap ditambah lagi bulu mata palsu, sementara wanita korea lebih menyukai eye shadow dengan warna yang lebih muda atau pastel. Kemudia mereka juga suka menambah aksen shimmer di bawah mata untuk menampikan kesan muda dan innocent. 

4. Lipstik 




Perbedaan mencolok juga terlihat dari penggunaan lipstik, wanita Indonesia lebih menyukai lipstik yang matte, sementara wanita korea menggunakan lipstik yang tipis dengan warna yang lembut dan sering dipadukan dengan warna lipstik yang lain atau di ombre.

Itu tadi 4 perbedaan paling umum antara make up ala Korea dan Indonesia, sekarang terserah kamu memilih yang mana. Sesuaikan dengan warna kulitmu dahulu dan yang terpenting kamu lebih percaya diri setelah memakainya.

Jumat, 17 September 2021

Standar Kecantikan Wanita Indonesia




Meme mengenai kecantikan wanita berseliweran di dunia maya. Kebanyakan mengagungkan kecantikan wanita dari fisiknya. Alih-alih perempuan dipandang mulia, perempuan kerap kali dianggap sebagai pemandangan saja. Agaknya ujaran "Dunia ini hanya adil untuk kaum good looking, yang nggak good looking nggak dulu deh" benar adanya.  Kalau kamu cantik urusanmu akan lebih mudah, misalnya banyaknya lowongan pekerjaan yang mencantumkan kualifikasi 'berpenampilan menarik'. Tidak dapat dipungkiri seorang wanita yang cantik akan lebih mudah mendapatkan simpati dari masyarakat tidak hanya kaum lelaki. 

Lalu bagaimana kita sebagai perempuan menyikapi masalah standar kecantikan yang hanya akan memuliakan perempuan ketika mereka cantik tanpa memperdulikan kecantikan sejati yang terpenting yaitu kebaikan hati. Apakah sebagai perempuan kita akan terbawa arus insecurity atau mencoba untuk menjadi cantik seperti yang kebanyakan orang ingini ? Haruskah kita memaksakan diri menjadi cantik hingga nyaris kehilangan jati diri ? Aku tahu yang kau inginkan jawabannya adalah tidak kan ? Aku bilang "Tidak" karena aku tahu seperti diriku kita butuh untuk diyakinkan kalau kita cukup, tidak perlu memikirkan standar kecantikan orang-orang yang terlalu mustahil untuk digapai. 

Berdamai dengan standar kecantikan yang semakin hari, semakin mengikis kepercayaan diri kita saat ini tidaklah mudah, hal ini juga bukan berarti kita harus membiarkan tubuh kita tanpa merawatnya. Tetap harus diingat tubuh yang dianugerahkan tuhan adalah tanggung jawab kita. Untuk menjadi sadar akan standar kecantikan yang berlaku tersebut, perlu kita ketahui apakah yang menjadi landasan standar kecantikan tersebut berlaku di Indonesia.

Asal-usul Standar Kecantikan Wanita Indonesia

Standar kecantikan di Indonesia sendiri sudah ada sejak dahulu kala, standarisasi itu disebut-sebut tumbuh dari cerita pewayangan Rama dan Shinta. Digambarkan bahwa istri Rama yaitu Shinta adalah sosok yang sangat cantik, ia bersinar bak rembulan hal ini ditafsirkan bahwa Shinta memiliki kulit yang cantik dan bercahaya.

Seiring berjalannya waktu standar kecantikan di Indonesia berubah mengikuti standar para penjajah. Ketika kaum penjajah datang ke Indonesia mereka juga menjual produk kecantikan dan memperkenalkan produk tersebut melalui media masanya, contohnya iklan sabun palm oil dalam majalah De Huisvrow.

Standar kecantikan di Indonesia terus berkembang kemudian saat bangsa Jepang menjajah Indonesia standar kecantikan wanita di Indonesia  mengikuti kecantikan wanita jepang yang digambarkan memiliki kulit putih dan standar fisik lainnya.

Seiring dengan perkembangan zaman hadir kehadiran produk kecantikan seperti Viva Cosmetic, Sari Ayu, Mustika Ratu mengembalikan persepi masyarakat Indonesia bahwa cantik itu tak harus putih. Namun seiring berjalannya waktu kehadiran produk nivea dan vaseline membuat standar cantik kembali pada kulit yang putih.

Dierah modern ini pemahaman cantik lebih beragam, standar cantik bisa saja datang dari standar kecantikan Korea dan Eropa, yang jelas standar kecantikan wanita Indonesia selalu saja kehilangan jati dirinya. Bagaikan anak remaja yang belum menemukan identitas, standar kecantikan juga memeta-metakan wanita. Seolah wanita adalah barang yang patut diperlombakan. Terkesan tidak manusiawi dan lost identity, padahal alih-alih berusaha keras untuk diterima di masyarakat lebih baik sadar bahwa yang terpenting dalam diri wanita adalah karakternya. Sebab kecantikan luar masih bisa di bentuk namun kecantikan dari dalam hati adalah yang sejati. 

Minggu, 22 Agustus 2021

7 Hal yang Perlu Diingat Saat Kamu Merasa Diri Nggak Cukup Berharga


Cloudgirl.com

Aku tahu saat ini banyak banget hal-hal yang membuatmu merasa nggak percaya diri, merasa diri nggak berguna dan nggak berharga. Terlebih saat kamu melihat postingan teman-teman lamamu di sosial media. Mereka terlihat bahagia dan sempurna. Misalnya, salah satu teman lamamu baru saja menggelar pernikahan yang romantis, suaminya terlihat begitu sempurna  dan sangat mencintainya, sahabatmu sekali lagi memenangkan penghargaan dan kamu hanya bisa mengucapkan selamat padanya. Teman sekelasmu di kampus dulu kini sedang mengenyam pendidikan di luar negeri. Semua orang terlihat sangat menikmati hidupnya.

Lantas kamu sendiri seringkali berpikir bahwa dirimu nggak cukup baik dalam hal apapun yang kamu coba, bahwa kamu nggak cukup berguna. Pikiran dan perasaan negatif tersebut lantas membuatmu merasa nggak berharga. Apakah kamu merasakan hal seperti itu ? Tenang kamu nggak sendirian kok, banyak orang diluar sana mempertanyakan apakah dirinya cukup baik dan cukup berharga, dan kebanyakan jawabannya adalah Nggak

Kita mendapatkan banyak tekanan dari masyarakat dan orang sekitar untuk bisa sukses dan memiliki pencapaian-pencapaian dalam hidup. Sehingga kita secara otomatis mengharapkan kesuksesan dan pencapaian seperti apa yang kebanyakan orang miliki. Tanpa sadar kita jadi memaksakan diri sendiri terhadap standar kesuksesan orang lain atau kita pada umumnya nggak bisa memaafkan diri sendiri atas apa yang nggak bisa kita capai. Pikiran-pikiran seperti ini lah yang akhirnya membuat kita merasa nggak berharga dan nggak bahagia. 

Jadi saat pikiran-pikiran negatif itu mulai bermunculan, ada 7 Hal yang Perlu Diingat Saat Kamu Merasa Diri Nggak Cukup Berharga.

1. Rumput tetangga nggak selalu lebih hijau kok

Pexels.com_Kampus production

Akar dari ketidakbahagiaan dalam hidup adalah selalu membandingkan apa yang kita punya dengan apa yang orang lain punya. Bagaiamanapun di luar sana akan selalu ada orang yang lebih baik dari kita, yang lebih bahagia daripada kita, atau bahkan yang mempunyai wajah yang lebih cantik, kulit yang lebih bagus, yang lebih pintar dan yang menghasilkan lebih banyak uang. 

Perbandingan yang  kita lakukan terus-menerus ini akan menyebabkan kita kehilangan kepercayaan diri dan bahkan mengabaikan semua hal baik yang kita miliki dalam hidup kita. Kita meyakini kalau diri kita bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, hal ini lah yang membuat kita akhirnya nggak merasa bahagia.

Padahal kalau kamu sedikit saja mau membuka pemikiran kamu, orang yang kamu anggak lebih segalanya darimu tersebut juga adalah manusia biasa sepertimu, mereka juga suka membandingkan dirinya dengan dirimu. Mereka bahkan mungkin iri terhadap apa yang kamu punya dan mereka nggak punya. 

2. Yang kamu pikirkan nggak selalu kenyataannya

aminoapps.com

Terkadang pikiran kita sendiri bisa jadi musuh terbesar kita. Terlebih saat kita membiarkan pemikiran-pemikiran negatif kita menguasai seperti perasaan tidak berharga dan tidak pantas. Kita semua memiliki pemikiran yang kejam yang akhirnya mengerdilkan harga diri kita dari waktu ke waktu. Jadi ingatlah fakta bahwa pada dasarnya semua itu hanyalah pikiran buruk kita saja. Ingat pikiran-pikiran buruk kita sendirilah terkadang yang paling berpengaruh terhadap kepribadian kita. Sekarang semua tergantung pada dirimu sendiri, cuma kamu sendiri yang bisa mengubah pandanganmu tentang dirimu sendiri. Jangan terlalu cepat menjustifikasi diri sendiri atas pikiran-pikiran yang anda rasakan ketika merasa kesepian dan sedang sendirian. 

Mencintai diri sendiri dan menerima kekurangan adalah hal yang sulit kita lakukan sepanjang hidup apalagi ketika kita adalah seseorang yang perfeksionis. Sebuah kesalahan bisa membuat semua menjadi runyam. Pasti sangat sulit untuk merasa cukup berharga ketika kamu menyadari bahwa kamu memiliki banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan.

Kamu perlu menanamkan di dalam diri sendiri bahwa kesalahan dan sifat terburuk kamu nggak menggambarkan diri kamu yang seutuhnya. Kamu perlu ingat bahwa kamu telah berjuang untuk menampilkan versi terbaik dari dirimu, jadi hargai jerih payahmu sendiri.

4. You are enough

Picsogou.com

Adakalanya kamu harus merasa cukup dengan dirimu sendiri. Nggak ada manusia yang sempurna dimuka bumi ini, yang terpenting adalah merasa cukup atau bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini namun tetap berusaha untuk terus melakukan perubahan-perubahan yang mendorong kemajuanmu. Ingat nggak ada yang instan di dunia ini. Great Things Take Time.

5. Kamu layak dicintai

Cosmopolitan.com

Terkadang kita marah pada diri sendiri dan menghakimi diri sendiri. Bagaimanapun kamu menghakimi diri sendiri merasa benci pada dirimu sendiri. Tolong jangan pernah merasa kamu sendiri dan tak pantas menerima belas kasihan dari siapapun. Hal itu hanya akan menambah keterpurukanmu. Karena sering kali, saat kita merasa paling tidak pantas menerimanya justru disaat itu kita sangat membutuhkannya.

6. Hiduplah dimasa sekarang

Aminoapps.com

Banyak sekali orang yang terjebak dengan masa lalu yang akhirnya membuat hidupnya tidak memiliki kemajuan dan banyak juga orang yang terlalu memikirkan dengan masa depan sehingga tak menikmati hidupnya saat ini.

Tidak salah untuk mengingat masa lalu, karena hal tersebut akan menjadi pelajaran berharga buatmu dan memikirkan masa depan itu adalah hal yang wajib bagi kebanyakan orang tetapi bukan berarti kamu harus menggadaikan setiap moment yang pantasnya dinikmati. Berhenti terlalu memikirkan hal-hal yang belum terjadi dalam hidup dan ambil pelajaran dari setiap apa yang sudah terjadi di masa lalu dan lakukan yang terbaik untuk hari ini.

7. Kamu berharga dan kamu penting

Aminoapps.com

Terakhir ingatlah selalu kalau kamu itu berharga dan dan layak hidup di dunia ini, kamu adalah kamu dan tidak ada orang yang seperti dirimu. Ketika kamu mulai berpikir untuk menjadi orang lain yang tampak memiliki segalanya, ingatlah bahwa mereka juga manusia yang berjuang menghadapi masalahnya sendiri, terlepas dari apa yang selalu kamu lihat mereka tampilkan di media sosial. 

Jadilah dirimu sendiri, tidak masalah untuk merasa takut, tidak yakin dan sesekali merasa khawatir pada. Tapi kamu harus yakin kamu bisa berhasi terlepas dari semua hal itu. Ketika anda mencintai diri sendiri dan percaya kepada kemampuan dirimu sendiri kamu akan terkejut melihat seberapa jauh kamu bisa melangkah dalam hidup. 

Selamat berjuang dan kamu tidak sendirian !


Sabtu, 14 Agustus 2021

Yes I am, Hwasa : Berani Jadi Dirimu Sendiri

Holla, dah lama banget nih nggak nyampah di blog hehehe. Rasanya malas banget untuk singgah nulis, barangkali karena rutinitas yang bikin kepala error. Alhasil blog yang tidak terurus ini semakin tidak terurus wkwkwkwk.

Mamamoo Yes I am

Dari judul yang aku tulis kalian mungkin nggak paham apa maksudnya, but let me introduce my favorit Girl Group in this era, Mamamooo...(make some noise!!!). Nah, bagi pencinta K-Pop Girl Group ini udah pasti nggak asing lagi, karena cukup sering juga mendapat penghargaan. Mungkin di Indonesia Girl Group ini nggak terlalu terkenal, tetapi di Korea Mamamooo seringkali dianggap lebih terkenal dari pada B*******K (Sepengetahuan saya). Jadi apa hubungannya sama judul artikel ini ? 

Yes I am adalah salah satu single dari Mamamoo yang isinya menyatakan  mereka tidak khawatir menjadi diri mereka sendiri, mereka bangga menjadi apa adanya diri mereka dan mereka percaya diri. Kalau kalian penasaran bisa cek video youtube dibawah ini  yang sudah tersedia terjemahan lirik bahasa indonesianya.

Aku adalah tipikal orang yang mau belajar dari apapun yang aku temui, meskipun menurut kebanyakan orang K-pop itu tidak baik. Tapi bagiku K-pop itu membawa banyak manfaat misalnya tentang kepercayaan diri yang aku pelajari dari Hwasa Mamamoo, Kegigihan dan Kemandirian Solar, Keberanian Moonbyul serta Wheein yang fokus dan bertalenta. 

Tapi sekarang aku nggak sedang mereview Girl Group ini, saat ini aku cuma mau membagi sedikit cerita mengenai dampak yang aku rasakan setelah menjadi salah satu penggemar Girl Group yang sebentar lagi akan mengadakan Konser Virtual ini. 

Ada beberapa hal yang aku dapati setelah mengenal Mamamoo, pertama aku lebih percaya diri, lebih bahagia, mengikuti kata hati dan belajar caranya menjadi cool jika dibutuhkan. Dan yang terpenting adalah perasaan insecure yang sedikit demi sedikit terbendung. 

Ngomong-ngomong soal insecure, semua orang barangkali pernah merasakan tidak percaya diri karena sesuatu, barangkali itu karena status pendidikan, status sosial dan ekonomi atau kecantikan. Dan yang terakhir ini insecure karena kecantikan sangat sering sekali menjangkiti wanita-wanita di seluruh dunia, termasuk penulis sendiri. Sangkin insecurenya aku pernah malas banget pergi keluar rumah, dan semenjak covid melanda aku merasa sedikit terbantu karena harus mengenakan masker kemana pun.

Orangtua dan orang sekitar sering meyakinkan aku kalau aku tidak jelek. Tapi hal itu sama sekali tidak merubah pemikiranku tentang diriku sendiri.  Aku merasa aku jelek dan tidak pantas keluar rumah padahal kalau dipikir-pikir lagi kulitku tidak terlalu buruk, wajahku pun tidak berjerawat dan cukup halus, badanku juga langsing. Orang-orang bilang aku tidak pandai bersyukur, padahal dari pada menuding tidak pandai bersyukur lebih  baik memberi nasehat bagaimana caranya bersyukur dan merasa cukup dengan diri sendiri, lebih bermanfaat kan? Tapi begitulah kebanyakan orang, mereka cenderung menyepelekan apa yang tidak pernah mereka rasakan. 

Masalah insecurities terhadap standar kecantikan ini ternyata sudah mewabah dimana-mana diseluruh dunia. Di Indonesia sendiri standar kecantikan di negeri ini perlahan-lahan mengikuti standar kecantikan wanita-wanita Asia dengan kulit putih dan wajah tirusnya. Kecantikan perempuan-perempuan dari negeri tropis dengan kulit kuning langsat dan sawo matang perlahan-lahan tergerus oleh gencarnya promosi kecantikan yang ditampilkan media masa. Yaitu rambut lurus hitam seperti iklan sampo yang sering kita tonton, kulit putih bersih seperti wanita jepang di iklan sabun, wajah putih merona seperti wajah-wajah aktris drama korea favorit kita. Standar kecantikan di indonesia sendiri lambat laun berubah karena persepsi-persepi tentang cantik yang telah tumbuh dan mengakar di masyarakat, yang mana cantik adalah apa yang paling sering mereka lihat dan lama-kelamaan informasi yang sering mereka dapatkan tersebut berubah menjadi sebuah standar. 

Saat ini untuk bisa diterima kita tanpa sadar harus merubah diri kita menjadi seperti apa yang kebanyakan orang harapkan. Sadarkah kita pengusaha skin care yang akhirnya berjaya hahahaha. Hanya ada dua pilihan bagi kita perempuan Indonesia pertama berusaha mengikuti standar kecantikan itu atau mencoba menerima dan berdamai dengan diri sendiri. Dan aku saat ini masih di fase yang mencoba untuk tak mencari validasi namun ada sedikit perubahan terhadap cara pandangku mengenai kecantikan dan kepercayaan diri, hal ini aku pelajari dari Mamamoo secara keseluruhan. Seorang pentolan Mamamoo yaitu Hwasa sosok aktris korea yang terkenal sebagai sosok yang berani melawan standar kecantikan korea. Dia sangat percaya diri berpakaian dan bertindak sesuai kemauannya. Bukan malah di benci orang banyak, ia malah di puji dan mendapat banyak respek dari masyarakat korea karena keberaniannya menjadi diri sendiri dan percaya diri yang tinggi.

Hwasa Mamamoo Hip Performance

Nggak takut menjadi apa adanya di depan kamera

Kalau lagi sendirian rambut acak-acakan kemana-mana

Hal inilah yang kemudian sedikit demi sedikit memberikan pengaruh positif bagiku, misalnya aku mulai percaya diri menampilkan potret wajahku di sosial media hal yang cukup sulit kulakukan dulu. Kini setiap kali aku merasa diriku tidak cantik, aku ingat bahwa kepercayaan diri kita akan membuat kita menjadi lebih cantik dan menarik. Dan itu aku akui kebenarannya, berapa banyak perempuan yang berpenampilan biasa saja tapi terlihat menarik karena kepercayaan dirinya. Semua tergantung pada bagaimana kita menilai diri kita sendiri. Jika kitanya saja tidak bisa menghargai diri sendiri, lantas bagaimana orang lain mau menghargai diri kita. Ingat kita berhak menjadi apa adanya yang kita mau dan berhak nyaman dengan diri kita, aura positif yang kita pancarkan dari kepercayaan diri dan self love yang kita lakukan akan mempengaruhi sekeliling kita.

Tidak hanya masalah krisis kepercayaan diri karena standar kecantikan di negeri ini, aku pun pernah sering merasa tidak insecure karena masalah prestasi, hal seperti ini membuatku merasa tidak berguna dibanding orang lain. Kusadari satu hal yang membuatku terus merasa rendah diri adalah perbuatan selalu membanding-bandingkan diri dengan apa yang orang lain tampilkan tentang diri mereka di media sosial. Hal itu lantas membuatku untuk beberapa saat harus mengurangi pemakaian media sosial dan memutuskan untuk me mute kontak orang-orang yang tidak sehat bagi jiwaku. Dan bagian ini akan kubahas di tulisan selanjutnya. 





Kamis, 22 Juli 2021

Menilik Pendidikan Bagi Kaum Perempuan di Masa Rasullullah


“Jika kamu mendidik satu laki-laki, maka kamu mendidik satu orang. Namun, jika kamu mendidik satu perempuan, maka kamu mendidik satu generasi.” (Moh. Hatta).

Seiring perkembangan zaman dan perempuan mulai dilibatkan dalam pendidikan yang diawal-awal pendidikan hanya diperuntukkan untuk kaum lelaki saja. Namun lambat laun pondok pesantren yaitu tempat menimba ilmu agama bagi kaum wanita mulai di dirikan. Bahkan karena begitu pentingnya pendidikan bagi perempuan itu, ada sebuah hadits yang menjelaskan. Dari ‘Aisyah radhiallahu’anha: “Janganlah kalian menyusukan bayi kalian kepada wanita bodoh, karena air susu akan mewariskan sifat sang ibu” (Bab Syarh Hadits Ar Radha’ah, 1/285)

Di Indonesia khususnya hal ini mulai muncul pertama kali pada tahun 1921 di pesantren Mambaul Ma’arif  Denanyar Jombang. Awalnya pesantren ini hanya di buka untuk lelaki saja, seiring berjalannya waktu pesantren di buka juga untuk siswa perempuan. Awalnya kelas Lelaki dan Perempuan ditempatkan dalam satu kelas. Kemudian setelah jumlah murid perempuan lebih banyak, maka pembelajaran lelaki dan perempuan di pesantren tersebut di pisahkan. Apa yang dilakukan pesantren Denanyar ini juga diikuti oleh pe-santren lain yang sebelumnya juga telah mempunyai santri laki-laki diawal pendirian masing-masing pesantren.

Oleh karena itu untuk membuat pembandingan, perlu bagi kita mengetahui suasana pembelajaran dan pendidikan bagi perempuan ketika zaman rasulullah.

Secara umum masyarakat akan melihat wanita islam dalam dua sudut pandang. Diantaranya itu pandangan yang menyatakan bahwa kaum wanita dalam masyarakat islam tertindas, dan pandangan lain menyatakan bahwa islam memberikan kepada wanita suatu kedudukan yang tidak ada tandingannya dalam agama-agama dan kebuadayaan lain.

Bila dianalisa dalam sejarah, terutama pada era rasul dan masa sahabat, keberadaan wanita sebagai pengembang ilmu pengetahuan, terutama dalam bidang periwayatan hadits dan hukum islam sangat dipentingkan. Bagaimanapun sepanjang sejarah kehidupan rasul, beliau hidup di dampingi para istri setia beliau. Keberadaan istri rasulullah inilah yang dikemudian hari, bahkan pada masa hidup rasulullah SAW menjadi pilar pendamping pengembang kajian islam, terutama pada masalah-masalah yang tidak memungkinkan rasulullah SAW untuk menjelaskannya.

Dalam al-qur’an dan hadits tidak terdapat larangan menuntut ilmu untuk kaum wanita. Bahkan sebaliknya, islam mewajibkan wanita menuntut ilmu pengetahuan seperti halnya kepada laki-laki. Agama islam memberikan hak yang sama bagi laki-laki dan wanita untuk menuntut ilmu pengetahuan. Rasul juga bersabda, bahwa menuntut ilmu adalah kewajiban bagi muslim laki-laki dan muslim perempuan.

Nabi SAW berkata didepan jamaah haji yang pertama, “Ketahuilah, Aku wasiatkan kalian untuk memperlakukan perempuan dengan sebaik-baiknya. Kamu tidak memiliki mereka sedikitpun, mereka pun tidak memiliki kamu sedikitpun.” (Diriwatkan oleh Bukhari, Muslim, dan Ahmad)

Nabi menjelaskan hubungan antara laki-laki dan perempuan bukanlah hubungan kepemilikan, tetepi hubungan cinta kasih sayang, mawaddah wa rahmah.beliau juga bersabda. “tidak memulyakan perempuan kecuali laki-laki yang mulia dan tidak merendahkan perempuan kecuali laki-laki yang rendah.” Kata nabi, “ samakanlah ketika kamu memberi anak-anakmu. Bila ada kelebihan, berikan kelebihan itu kepada anak perempuan.” Ketika ada sahabat yang mengeluh karena semuannya anaknya perempuan, nabi berkata, “jika ada orang yang mempunyai anak perempuan saja, kemudian ia memeliharanya dengan sebaik-baiknya, anak perempuan itu akan menjadi penghalang baginya dari api neraka.

Pada masa rasulullah SAW, kaum wanita sangat antusias untuk dapat menghadiri shalat subuh berjamaah di masjid nabawi, karena mereka juga tidak mau kehilangan kesempatan belajar kepada nabi SAW mereka juga sangat berani melintas di kegelapan malam untuk bisa sampai ke masjid sebelum fajar menyingsing, karena mendapat izin dari Allah SWT. Rasulullah SAW Bersabda, sebagaimana tertuang dalam riwayat berikut ini.

Pada awal masa Islam tersebut, pendidikan bagi perempuan dilaksanakan di rumah anggota keluarga mereka sendiri dan dalam waktu tersendiri. Semisal Hafsah, sebelum dan sesudah menikah dengan Rasulullah, belajar di rumahnya sendiri. Hal ini karena budaya yang belum ramah bagi perempuan untuk keluar dari rumah sebagai usaha menuntut ilmu. Di dalam rumah akan lebih terhormat dan berwibawa, karena di luar rumah keamanan belum terja-min. Anak-anak perempuan hanya menerima pelajaran dari guru khusus yang datang ke rumahnya sendiri atau rumah kerabatnya. Bagaimanapun juga pendidikan secara pribadi ini telah berhasil melahirkan perempuan-perempuan Islam yang kecerdasannya tidak berbeda dengan kecerdasan laki-laki.

Semasa hidup rasulullah membebaskan perempuan untuk menuntu ilmu bahkan perempuan diberikan kesempatan oleh rasulullah untuk belajar langsung darinya. Bahkan ada yang langsung berrtanya langsung kepada Rasulullah. Namun setelahnya ketika keadaan sudah memungkinkan kaum perempuan sudah bisa belajar islam di mesjid. Tidak ada pembeda bagi wanita dan perempuan untuk menuntut ilmu kala itu.

Namun kesempatan perempuan untuk mengikuti pembelajar-an juga masih dibatasi oleh budaya sekitar, dalam arti tidak bebas begitu saja sebagaimana laki-laki, terutama setelah Rasulullah wa-fat. Banyak hasil pemikiran para tokoh pemikir perempuan yang tidak dimunculkan di wilayah publik, sehingga pada jaman set-lahnya, banyak orang menganggap bahwa perempuan tidak layak untuk berpendidikan tinggi sebagaimana laki-laki. Pendidikan bagi perempuan masa klasik tidak banyak ditemukan sejarahnya, namun ada data yang menunjukkan bahwa perempuan telah ikut menghadiri suatu majelis yang terbuka. Mereka juga diberi kesempatan untuk bertanya. Dari paparan tersebut dapat dikatakan bahwa perempuan telah diberi kesempatan, utamanya kesempatan mengakses pendidikan, meskipun sangat terbatas dan hanya diakses oleh perempuan dalam jumlah yang sangat sedikit.

 

Penulis : Safitri Adriani Nasution


Kamis, 08 April 2021

Malam Mingguan di Restoran Simhae Medan

Banyak banget restoran makanan korea di Medan, tapi kali ini aku mau bahas restoran BBQ all you can eat (AYCE) kota Medan yang namanya Simhae, udah tahu belum ? Penggemar drakor pasti udah nggak asing lagi sama nama makanan yang sering berseliweran di adegan drama korea ini. Ssamgyeopsal atau Ssam sendiri berarti bungkus karena cara penyajian daging panggang ini makanan ini adalah dengan dibungkus dengan selada dan bisa di celupkan kedalam saus pedas. Uh...jadi pengen lagi sekarang xixixi.



            Nah, seiring dengan mewabahnya budaya korea hingga ke mancanegara, membuat Ssam ini  di cari-cari oleh masyarakat indonesia yang pada dasarnya memang tukang makan wkwkwkw. Tidak hanya anak muda melainkan orang tua juga aku lihat ada di barisan meja pelanggan, entah karena kebetulan atau memang selalu begitu. Bisa jadi karena rasanya yang tidak terlalu asing bagi lidah orang indonesia atau karena memang tergiur konsep all you can eat nya. 

Oke, langsung aja ya. Pertama aku mau cerita sedikit kenapa memilih restaurant simhae ini, pertama karena review nya di google bagus, kemudian setelah aku kepoin di instagramnya dan setelah aku cek promosinya di instagram bagus, testimoni orang-orangnya juga bagus. Aku jadi makin yakin dong, setelah ngelihat ketentuannya awalnya sedikit ragu karena di batasin waktu 90 menit saja. Sementara aku orangnya suka santai-santai kalau pas makan apalagi kalau sudah berduaan bareng teman suka lupa waktu.


Nah, pertama kali datang waktu itu malam minggu sama sahabat. Kita waktu itu datang ke Simhae yang di jalan perpustakaan, kalau misalnya kalian sering ke Gramedia gajah Mada, atau KFC Gajah Mada kalian tinggal masuk aja kejalan tepat di sebelah KFC itu sekitar 300 meter kalian bakal jumpa Restoran Simhae disebelah kiri. Jadi Simhae ini sekarang ada dua cabang di Kota Medan, satu di Jalan Perpustakaan dan satu lagi di Jalan Gatot Subroto. Gampang kok nyarinya, soalnya bangunannya tinggi dan mengusung konsep open space jadi sedikit berbeda dengan restoran-restoran lain.

Sore menjelang maghrib kita sampai ke Simhae BBQ ini, salah satu yang nggak ada diperkiraan kita adalah di restoran ini tuh nggak ada ruangan salat, nggak ada sama sekali. Kita yang berangkat naik taksi online auto bingung dong, apalagi kita nggak tau daerah sekitar situ. Memang salah kita juga, karena datang di waktu yang tidak tepat. Mau nggak mau kita jalan kaki dong kedepan sampai ke KFC Gajah Mada, untungnya KFC Gajah Mada ada musala kecil untuk salat. Parah nggak sih salat di KFC makan di tempat lain hahahaha...

Selesai salat kita balik lagi ke restoran itu, dan sebelum duduk kita dipersilahkan untuk mencuci tangan terlebih dahulu di wastafle yang terletak didalam restoran. Saran aku sih, kalau memang mau melaksanakan protokol kesehatan dengan baik dan benar, akan lebih baik jika mencuci tangan sebelum masuk ke restoran saja. Tapi semua pegawai pakai masker dengan baik kok.


Daging paket standar

        Setelah duduk kembali, waitress menjelaskan ketentuan makan di tempat ini. Jadi ada dua jenis paket disini, pertama paket regular 99 k belum termasuk pajak dan paket premium 120 k belum termasuk pajak. Jadi letak perbedaan keduanya adalah di jenis daging dan minumannya. Kalau untuk yang regular 99 k kalian cuma dapat daging berlemak gitu dan untuk yang premium kalian benar-benar dapat daging yang bagus, seperti kalian beli di penjual daging. 

Selain daging yang jadi pembeda keduanya adalah di minuman yang disediaka, untuk paket standar 99 k kalian cuma dapat minuman ocha alias teh tawar dan air putih biasa, sementara untuk paket premium kalian bisa pilih, lemon tea, black current dan milo, tapi kalau nggak tahu malu kalian bisa minum semuanya wkwkw. Tapi saran aku sih kalian minum secukupnya aja, soalnya kalau kebanyakan minum nanti kalian nggak selera makan lagi, sementara kalau kalian nggak ngabisin daging atau makanan yang sudah kalian ambil maka akan dikenakan dendan 50 ribu per gram yang tersisa. Kak kalau gitu aku bungkus aja sisanya untuk dibawa pulang ? Dasar anak kos !!!!

Masalah denda ini memang cukup bikin parno orang-orang yang baru pertama kali kesini sih. Intinya santai aja, gak seketat yang di pikirkan kok. Tapi aku suka banget sih peraturan ini, karena mengingatkan kita kembali untuk jangan serakah dan anjuran Rasulullah untuk menghabiskan setiap makanan hingga tak bersisa dan dilarang membuang-buang makanan.

Akhirnya, kita memutuskan untuk pesan paket yang standar, walau sebenarnya kita pengennya satu paket standar dan satunya paket premium biar bisa saling tukar makanan satu sama lain. Tapi nggak boleh dong ya. Satu meja itu harus samaan paketnya, jadi kak kalau berdua sama teman tapi beda meja terus tukaran makanan gimana? Ya, nggak tahulah ya, silahkan kalau anda tidak tahu malu dan mau mengambil resiko mungkin ditegur atau diliatin pelanggan lain hahaha. Tapi Nggak segitunya juga kan...

Jeng...jeng...kita diajak ngambil daging di freezer, dan ternyata nggak cuma daging sapi saja, tapi ada juga daging ayam, ikan, bakso dan seafood. Nah itu bebas kita mau minta berapa, waktu itu sih kita minta dagingya 5 box kemudian daging ayam 1 daging ikan, bakso dan seafood serta daun selada segar yang cukup banyak dan kedatangan aku yang kedua kalinya aku baru dapat kimchi mungkin saat itu stoknya sedang habis ya. Rasa kimchinya standard sih gak sekuat rasa aslinya kalau kita makan di korea langsung, kayaknya sih memang sengaja di sesuaikan dengan lidah orang indonesia. Selain itu, ada juga aneka ragam saos dan sambal yang disediakan. Mulai dari saos padang, samyang, BBQ hingga sambal matah. Tapi dari semuanya yang paling aku suka adalah sambal matah, yang lain rasanya kurang enak, pengaruh lidah lokal hehe. Jangan lupa juga untuk minta bawang bombay dan bawang putih disitu, untuk memperlengkap rasa BBQ nya.

Disebelah aneka sambal juga ada telur dan ada rice cooker besar jadi kalau kalian mau makan pakai nasi juga bisa minta sama pelayan yang jaga di situ. Mereka akan ngelayani dengan senang hati. Nah, di bagian paling kiri itu ada tempat minuman khusus untuk pelanggan dengan paket standar yaitu air putih dan ocha yang kalian bisa nikmati sesukanya, nggak cuma itu kok. kalian juga bisa minta es batu sesuai selera kalian.



 Selain itu ada lagi makanan yang bisa kalian coba. Seperti sapi lada hitamnya yang aku rasa cukup enak, mie goreng yang aku rasa sih seperti mie goreng pada umumnya, ada aneka gorengan seperti nugget, risol, bakwan dan mantou yang bisa kalian icip-icip. Nah, itu semua bisa kalian minta sama pelayannya, jangan malu atau ragu.

Udah selesai ngambil ini itu, kalian bisa mulai manggang. Tapi kalau kalian takut ngabisin waktu, aku saranin kalian bagi tugas. Jadi satu teman kalian ada yang stay di meja untuk mulai manggang di kompor yang sudah disediakan diatas meja. Yah, manggangnya kayak yang biasa kalian lihat di drama korea, pertama kalian bisa tumis dulu bawang bombai dan bawang putihnya. Diatas meja itu udah tersedia minyak goreng yang bisa kalian gunakan, ingat jangan kebanyakan minyak karena kalian mau manggang bukannya mau menggoreng. Kayak biasa setelah bawang putih dan bawang bombai nya wangi kalian masukin deh tuh dagingnya. Bisa kalian masukkan bumbu atau saosnya sekaligus saat memanggang atau kalian bisa mencelupkan dagingnya nanti sesudah matang ke dalam saos. Kalian panggang lah dagingnya sambil kalian bolak-balik untuk memastikan semuanya masak dengan rata.

Belum masak


sudah masak

Gampang banget kan ? Aku yakin kalian sudah sering banget melihat adegan makan ssam ini di drama korea yang kalian tonton. Jadi gak bakal asing dan canggung lagi, but for first time bingung-bingung dikit wajar lah ya.

Tapi gak disaranin sih kesini sama teman yang baru kenal atau gebetan yang jaim-jaiman. Karena aku rasa uang yang kalian keluarkan nggak bakal worth it sama kejaiman kalian apalagi kalau aslinya kalian rakus. Upss..

Kebetulan aku pergi sama sahabat yang sama-sama doyan makan waktu itu dan sama-sama single (bukan jomblo). Yah, kita berdua fokus aja sama makanan walau kadang terganggu juga sama suasananya yang ternyata malam minggu, jadi setiap meja banyak di tempatin sama pasangan yang lagi malam mingguan.

Dan tiba-tiba si kawan bergurau bilang gini, “Ada kek koko-koko yang mau di syahadatin disini”. Auto ngakak dong, mendengar teman sendiri yang gak pernah mengutarakan ketertarikannya sama cowok mata sipit, tiba-tiba bilang gitu, barangkali karena terbawa suasana, soalnya pengunjung malam itu banyakan mereka yang dari etnis tionghoa ditambah lagu koriyah yang diputar terus-terusan. Kebayang nggak sih tiba-tiba merasa suasana kayak di drama korea genre romantis dan cuma kamu doang yang tak berpasanagan  sama sahabat jombs mu.

Dan terakhir jangan lupa buat story untuk di bagiin di media sosialmu, tapi jangan terlalu sibuk sama handphone ya. Karena aku rasa sayang aja gitu momen dan suasananya, ditambah lagi nanti makanan kamu gak habis. Kalau misalnya kalian mau foto bareng teman, pacar, atau keluarga dan kalian lihat waitressnya lagi nggak sibuk. Kalian bisa kok minta tolong sama waitress nya, bahkan terkadang mereka akan menawarkan diri untuk mengambilkan foto.




 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kamis, 22 Oktober 2020

24 Hal yang kusadari diusia 24

Sebenarnya ultahku udah lewat sebulan lalu, dan nulis ini udah lama juga. Cuma baru ini aja sempat dan kebetulan mood lagi bagus. Ya Allah se moody ini, padahal nggak sibuk juga. 

Langsung aja dah ke poin-poin sesuai judul, '24 Hal yang kusadari diusia 24' 

1. Teman dan orang terdekat lebih penting dari pada pekerjaan dan usahamu. Usaha dan pekerjaanmu bisa saja gagal, tetapi orang terdekat tak akan pernah pergi.

2.  Tak perlu disukai semua orang. Gak masalah ada yang tidak menyukaimu. Hidupmu bukan untuk menyenangkan semua orang.

3. Akan banyak teman dan sahabat yang datang dan pergi. Jika ada yang tetap tinggal disisimu hingga kini, barangkali mereka lah yang terbaik. Terus jaga persahabatan itu sebab sebagian hanya datang saat butuh dan menghilang saat tak merasa perlu. 

4. Kepergian seseorang menunjukkan bagaimana kualitas hubungan kalian. Jadi kalau ada yang ingin pergi, menghilang dan tanpa kabar artinya kamu gak sepenting itu untuk dia.

5. Terbuka untuk beberapa hal terkadang cukup membantu. Gak baik juga terlalu menutup diri karena ketakutan diabaikan dan dicaci, nyatanya masih banyak orang yang menghargai usahamu diluar sana. Percaya deh, banyak orang yang sama-sama berjuang sepertimu.

6. Jangan terlalu sering menahan diri, nanti kamu lupa caranya berekspresi. Kamu merasakannya, rasa sakit, sedih, marah, kesal tunjukkan saja. Perasaanmu itu penting, keseringan tidak digunakan nanti kamu mati rasa.

7. Cinta gak serumit itu. Misalnya seberapa dalam pun kamu pernah menginginkan seseorang pada akhirnya jika tak bersama denganmu dia akan menikah dengan orang lain. Dan itu sangat normal, bahkan hampir tak berefek pada kehidupanmu bukan?

8. Mencintai itu hal mahal, lakukan yang terbaik yang kamu bisa. Banyak orang diluar sana yang berharap benar-benar merasakan apa itu cinta. 

9. It's okey kehilangan kontrol sesekali. Kamu manusia kok bukan robot. Sensasinya seru loh saat kamu cuma ngikutin insting dan kata hatimu. 

10. Menikah gak semudah dan seindah yang dipikirkan. Semakin mendekati usia pantas menikah, semakin menakutkan, hih...Banyak yang harus di persiapan biar pantas nikah.

11. Ada hal-hal yang terlewatkan dan kita sesali. Lupakan dan jadikan pelajaran diri.

12. Ambil lebih banyak foto. Jangan malas berfoto, karena suatu saat foto bakal jadi pengingat masa-masa lampau yang kamu lewati, juga  jadi dokumentasi atas moment-moment yang barangkali saat ini tak kamu anggap berarti. Tapi suatu hari akan kamu cari.

13. Lebih banyak berteman itu perlu, walau sendiri menyenangkan, hehehe...

14. Ingat-ingat apa aja barang milikmu yang berharga. Jangan abai sama barang sendiri susah loh ngedapatin sesuatu.

15. Gak ada kata menunggu, 'umurku kian bertambah jadi waktu yang dilewati harus lebih berarti setiap hari' tanamkan dalam diri.

16. Bertemu banyak orang dan pergilah ke banyak tempat. Setiap peristiwa menambah pengalaman, pengetahuan dan kenalan atau mungkin jodoh, eh.

17. Jangan memaksakan sesuatu hal menjadi milikmu, karena bisa jadi memang bukan hakmu. Percayalah segala sesuatu yang dipaksa itu nggak baik.

18. Nikmati masa mudamu. Belajar, bekerja, bermain dan tidak apa-apa jatuh cinta. Masa depan perlu, tapi masa sekarang tidak kalah penting untuk dinikmati.

19. Gak masalah kalau orang lain tahu kamu suka sama sesuatu hal. Itu bukan aib, kamu saja yang overthinking. Sesuatu terlihat keren padamu saat kamu percaya diri.

20. Mencintai mudah, yang lebih sulit adalah dicintai. Sebab kamu bisa mengontrol perasaanmu tapi tidak dengan perasaan orang lain. Yah itu cukup menyusahkan.

21. Cinta bisa datang diwaktu yg tak disangka-sangka. Jangan bego-bego amat ya!  Karena gak semua yang ada didunia ini tentang cinta-cintaan.

22. Kalau sudah dewasa memang enaknya tinggal sendiri, mandiri jauh dari keluarga. Karena terkadang ortu gak paham ingin kita, ngerasa kita masih anak-anak padahal umur makin lama kian menua. 

23. Unfoll, mute story kawan yang toxic buat jiwamu, sah-sah aja kalau kamu merasa lebih baik setelahnya. 

24. Kamu cantik, kamu baik, kamu adalah kamu. 


Semoga semakin dewasa dan target hidup tercapai, selain itu  semoga bumi  kembali pulih, agar hidup kembali tertata dan sesuai rencana.


Semua Cerita dari Masa Lalu

Aku bukan seseorang yang pandai dalam hal ini, bahkan terkesan bodoh jika dihadapkan dengan masalah perasaan. Tapi lambat-laun semakin berta...